Archive for October, 2007

Selamat idul fitri

Tuesday, October 16th, 2007

Assalamu alaikum wr.wb
Saya mengucapkan selamat hari raya idul fitri buat rekan2 friendsterku yang seagama dengan saya. Mohon maaf lahir batin ya. Maafkan bila aku ada salah.

<object width="425" height="350"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/bORLJMt2crM"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/bORLJMt2crM" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="350"></embed></object>

Meriit, are u sure?

Friday, October 5th, 2007
+++++++++++++Loveheart
Dear my Frienster, .this a good article i think, you must read, before you merit.click this. mayapadaprana 

Do u agree with her? let read together and share it

N = NurafniL = Leo

N = Selamat siang Pak Leo. Pak, dia lagi OL tuh. Akusama dia diem2an, biasanya ga gt. Tp, dia udah maungobrol, tp ga seperti biasanya. Wah, maaf ya Pak Leoini mungkin ga penting, nanti saya mau tanya ke Bapalagi ah. Eh, tapi yg kemarin juga blm dijawab.

L = Sure, yang mana?

N = Motivasi org yang ga ingin nikah, yang sdhmencapai tahap universal, klo ga salah.

L = Begini mbak, mungkin bukan "motivasi" istilahnya,tetapi KESADARAN.

N = oooooh...

L = Kesadaran (AWARENESS) yang dimiliki oleh tiaporang itu berbeda. Ada yang kesadarannya mutlak 100 %dibentuk oleh BUDAYA. Budaya itu termasuk Tradisi,Agama, Nilai2 Teman2 Sepergaulan, Lingkungan Asal,termasuk Pendidikan.

Kalau Budaya-nya bilang semua orang harus menikah, yadia itu akan menikah. Biarpun HATI NURANI dia itu gakmau menikah karena dipikirnya dia gak suka harusseperti itu, tetapi karena dia mau KOMPROMI denganbudaya itu, maka menikahlah.

Indonesia kita ini termasuk masyarakat yang ANEH kalau mengikuti jalan pemikiran yang TERCERAHKAN(Enlightened). Menurut kebanyakan orang Indonesia:Menikah adalah PERINTAH TUHAN. ... --Menurut aku ituMASYAALLAH. Masa Tuhan kurang kerjaan suruh orangmenikah? Emangnya kalo manusia gak menikah Tuhan jaditersinggung? Emangnya "kemuliaan" Tuhan akan berkurangkalau manusia gak menikah? 

Tapi sudahlah, itu kan manusia yang mengatas-namakanTuhan. Biar aja. Pedahal, menurut aku sendiri, kitamau menikah atau tidak menikah is ok2 aja. Tuhan jugaok2 aja. 

N = Lalu bagaimana kaitannya dg libido? atau kebutuhan"yg satu itu" ?

L = Nah, Libido kan HORMON. Hormon sex. Rasa kepengenesek2. Kalo kepengen esek2 thok, kan gak harusmenikah. Esek2 bisa sendiri, bisa berdua, bisabertiga,... dan gak harus menikah. Kawin juga esek2,cuma gak pake surat aja.

Dan esek2 itu gak harus menjadi LIAR (or lieur)seperti di masyarakat tidak beradab. We are civilizedpeople. Kita ini masyarakat beradab, tetapi kokmemaksakan orang untuk saling menjiret leher satusama lain dalam JERUJI yang diberi nama PERNIKAHAN,dan dikenakan  SANKSI HUKUM, baik "hukum" agama,sanksi2 budaya, tekanan2 lingkungan sekitar, dst,...

N = hmmmm...

L = Jadinya Ribet, ribet sekali. Pedahal, asalnya kancuma dorongan LIBIDO itu saja. HORMON SEX itu saja.Dan itu kan simpel saja. Untuk release hormon itu, gakperlu manusia berlainan jenis (bisa juga sesama jenis)sampai akhirnya saling MANIPULASI. Saling adu pintersiapa yang lebih bisa MENGUASAI yang satunya lagi.

N = Lalu bgmnkah sebaiknya dunia ini Pak Leo,dikaitkan dg PERNIKAHAN atau kawin? BUZZ!!!

L = Menurut aku, pernikahan is good, tapi gak perlusampai di-PAKSA-kan sampai begitu2 amat.

N = Paksakan gmn maksudnya?

L = Kalau ada yang ingin menikah, it's good, silahkan;tapi kalau ada yang gak mau menikah atau belum maumenikah, dengan alasan apapun, seharusnya masyarakat(termasuk keluarga, teman, agama, tradisi, lingkungan,dsb...) tidak me_MAKSA_ orang itu untuk menikah.

N = Ya Pak.. SEPAKAT!

L = Gak perlu nakut-nakutin orang dengan alasan jadiPerawan Tua. Jadi Perjaka Tua (eh, laki2 gak ada yangdibilang perjaka tua yah?), dst.... Malah ada istilahJanda Muda,... kalo janda gak boleh muda. Musti kawinlagi sehingga statusnya gak lagi janda.

Emangnya kita ini apa? Itu bukan naluri lho mbak?Segala pemaksaan itu _bukan_ NALURI, dan _bukan_ pulaINTUISI. Segala pemaksaan agar orang menikah ituberasal dari BELIEF SYSTEM.

Belief System adalah sistem jadi2an, buat2an orangbelaka. Buatan manusia belaka. Mungkin ada gunanya,ada maksudnya ketika belief system itu pertamakalidicanangkan.

Misalnya, dulu kan manusia perlu berkembang-biak(kayak hewan peliharaan yang musti dikembang-biakkan,that's true) karena jumlah orang masih sedikit.Tenaga kerja kurang.

N = Yah....

L = Di Timur Tengah dulu itu, orang kalo perang,rampasan perangnya berupa manusia.

N = HM..

L = Ribuan manusia akan diangkut ke wilayah kerajaanyang memenangkan perang itu. Jadi, yang menjadi nilaiadalah manusia sebagai tenaga kerja. Orang2 Yahudi ituberkali-kali diangkut dari tanah mereka. Sekali angkutratusan ribu orang sekaligus. Dipindahkan ke tempatpemenang perang. Pernah diangkut ke Babylonia. Laludipulangkan kembali. Lalu diusir lagi. Begitu sete-rusnya. Yang jadi masalah kan manusia sebagai tenagakerja.

N = Lalu?

L = Nah, di masa sekarang ini, dimana manusia sudahseabrek-abrek, apa masih perlu Belief System sepertiitu? (termasuk Belief System Yahudi yang mengutipAllah sebagai bertitah: "Berkembang-biaklah kamu!").

N = Yah, dunia diciptakan Tuhan bukan utk itu kan PakLeo?

L = Hm, begini mbak, lebih baik kita berbicara atasnama diri sendiri. Gak usah pakai nama "Tuhan" sepertipara orang agamis itu. Kita bisa bicara kok, tanpaperlu mencatut nama "Tuhan".

N = Baiklah.

L = Kita bisa memberikan alasan yang masuk akal.Alasan yang rasional, alasan yang tidak egoistis, dsb. Dan itu bisa dilakukan even tanpa mencatut nama"Tuhan". Kenapa? Sebab konsep "Tuhan" sendirisebenarnya buatan manusia, itu buatan budaya, ituBELIEF SYSTEM.

Tuhan memang ada, tetapi Tuhan yang asli itu kan cumabisa dirasakan di dalam diri kita di dalam KESADARANkita sendiri. Di dalam CONSCIOUSNESS kita.

Dan Tuhan yang kita kenal di dalam diri kita sendiriitu is really full of LOVING KINDNESS. Dan gakdiktator, dan gak suka maksain pendapat kayak orang2yang bawa2 nama "Tuhan" itu. 

God is really loving, kenapa tukang catut nama God itujadi begitu kurang ajar sehingga Tuhan menjadi punyaimage sebagai ILLAH yang WALLAHUALAM musti disembah endipuji2 lebih tinggi dari langit en musti dikasihkorban ini en korban itu? ... Bener2 konsep yang gakber-Tuhan, kalao according to my humble opinion.

N = Wah Pak, ku msh blm ngerti ttg konsep Tuhan yg PakLeo pahami. BUZZ!!!

L = Hm, pengertian tentang "Tuhan" itu berbeda-beda disetiap orang. Itu ok saja.

N = Yah betul Pak, mmg aku sedang "mencari".

L = Tetapi, apa Tuhan itu beda? Kalau secara teoritis,Tuhan itu sama, gak beda. Berarti apa dong yang beda? Berarti yang beda itu cuma pemahamannya kan? Pemahamantiap orang itu beda which is ok2 aja. Pemahamanajaran2 agama itu beda2 which is ok2 aja. Bahkan, didalam satu agamapun, alirannya gak kehitung.

Dalam satu agama saja bisa ada ratusan aliran, dan itupemikirannya tentang "Tuhan" berbeda-beda. Lalu,pengertian tentang "Tuhan" yang mana yang mau kitapakai? ... Tiap aliran besar dalam agama "mencatut"nama "Tuhan" dengan seenaknya. Mereka memberikansanksi2 atas "perintah2" yang katanya dari "Tuhan"

Itu pemaksaan. Jaman dulu, bahkan juga sampai jamansekarang di wilayah tertentu, segala perintah2 yangkatanya dari "Tuhan" itu memang bisa diimplementasikandengan Hukum Positif. Hukum manusia. Misalnya, hukum rajam, hukum cambuk, hukum mati. Semua atas nama"Tuhan".

Itu kan gak Illahiah. Tidak berperi-Ketuhanan, kalaumenurut aku. Wong itu semua hasil karya manusia,segala pemikiran itu hasil karya manusia, kok namaTuhan dicatut? Nama Tuhan dicatut untuk memberikansanksi atas segala budaya manusia.

Tapi mereka yang hidup di waktu itu gak ngerti kan?Mereka gak ngerti bahwa segala perintah2 yangdi-atasnama-kan Tuhan itu benar2 dari Tuhan, atau dari Tuhan2an. Dari Tuhan buat2an.

The TRUTH is, apa yang kita sebutkan sebagai dariTuhan, sebenarnya berasal dari DIRI KITA sendiri.Memang bisa dari KESADARAN TINGGI yang ada di dirikita. Our HIGHER SELF. God is OUR HIGHER SELF. Tuhankan lebih DEKAT dari URAT LEHER kita. Itu artinya apa?Artinya, kita kan BAGIAN dari TUHAN.

N = Iya...

L = Kita bagian dari Tuhan, berarti Tuhan is OURHIGHER SELF. Nah, karena Tuhan adalah Our HigherSelf tentu saja kita bisa ber-KOMUNIKASI dengan Tuhan.Nah, pengertian yang kita dapat tentu saja berlakuuntuk saat itu. Pengertian yang didapat oleh para nabiitu adalah pengertian SAAT ITU. 

Salahnya, para penerusnya, menyangka bahwa apa yangsudah di-WAHYU-kan SAAT ITU berlaku selama-lamanyasampai akhir jaman. Itu salah, menurut aku gak gitu.Menurut aku, Tuhan ber-KOMUNIKASI dengan MANUSIA allthe time. Setiap saat, sepanjang waktu.

Dan, karena situasi kita berubah terus, makapengertian2 itu juga BERUBAH. Ada yang berubah, danTuhan juga ok2 aja. Tetapi, karena ada SELF INTERESTdari orang2 tertentu untuk mempertahankan WAHYU(Tradisi, Interpretasi,...) yang berasal dari jamanbaheula itu,.. maka diteruskanlah UPAYA PEMAKSAAN.

Pemaksaan, my dear, pemaksaan nilai2 yang sudah tidakpada tempatnya. Dan terjadilah clash. CULTURE CLASH. Clash karena apa yang kita pahami sekarang ternyatagak sinkron dengan apa yang DIPAKSAKAN sebagai yangseharusnya kita pahami.

Kita merasa jadi Orang Bego. Sedangkan mereka yangmemaksakan Nilai2 Out of Date (Kedaluwarsa) itu mintadihormati sebagai orang yang pinter. Orang2 yangberilmu Ketuhanan or whatever they call it. Jadi itukan hal2 yang sebenarnya, bukan saja tidak manusiawi,melainkan juga tidak ber-periketuhanan. INHUMAN andUNGODLY.

N = Ya Pak.. i c

L = The fact is, kita bisa langsung komunikasi denganTuhan. Dan Tuhan itu tidak menghakimi manusia. Sepertihal MENIKAH itu. Kalau mau menikah is ok. Gak maumenikah juga ok. Menurut aku, Tuhan gak keberatan samaorang yang gak menikah. Menikah or gak menikah samasaja buat Tuhan. Tuhan is VERY TOLERANT. Tuhan itusangat berperi-Ketuhanan. 

Yang tidak berperi-Ketuhanan itu adalah mereka yangpunya self interest untuk memaksakan pengertian merekasendiri...  --Well, I have to sign out soon. Talk toyou later yah? Bye!

N = Yah Pak, thanks, nanti kita diskusi lagi, byebye,,,

makassar, Oktber 2007--buat yang single