Thomas S Khun
Sunday, February 24th, 2008Membicarakan filsafat ilmu atau philosophy of science atau filsafat
sains tidak bisa lepas dari ketokohan pemikiran dari Thom as Samuel Kunt. Ilmuwan yang la hir
tanggal 18 juli 1922
di Cincinnati, Ohio,United
States.
Sebagai pemikir yang intens dalam
kajian filsafat ilmu, pemikiran yang terkenal dari beliau adalah masalah philosophy of science dan history of sciences yang mana konsep
dari pemikiran tersebut akan dibahas dibawah ini.
Masa hidupnya banyak diabdikan di
kampus dimana dia mengajar yakni Hardvard Univeristy sekaligus menerima gelar
PhD. Ditahun 1949 untuk kategori general
education dan history of science.
Di Harvard beliau mengajar dari tahun 1949 sampai 1956 untuk bidang sejarah
ilmu pengetahuan setelah itu dia pindah ke Universitas California, Berkeley
untuk bidang yang sama. Prestasi yang luar biasa di raihnya ditahun 1962 di
Universitas California itu dia mendapat gelar
Profesor setelah menerbitkan karya fenomenal dibidang filsafat sain dengan
judul The Structure of Scientific Revolutions diterbitkan oleh University of Chicago press (1962).
Kunt dua kali menikah pertama ke
Kathryn Muhs (mempunyai tiga anak-anak) dan kemudiannya untuk kedua kalinya
dengan istri yang bernama ke Jehane Barton ( Jahane R. Kuhn). Beliau meninggal
ditahun 1996 setelah didiagnosa mengidap peyakit kanker.
Kajian yang intensif mengenai
masalah falsafat sains dapat ditelusuri dari abstraksi pengetahuan Beliau.
Dalam pemikiran beliau, filsafat sains adalah bidang ilmu yang mempelajari
dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di
dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi.
Filsafat sains berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti:
apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah,
bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana sains dapat menjelaskan,
memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi; cara menentukan
validitas dari sebuah informasi; formulasi dan penggunaan metode ilmiah;
macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta
implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu
pengetahuan itu sendiri.
Secara ringkas dapat juga di simpulkan dalam pemahaman seorang Thomas Khun, ilmu dari waktu ke waktu
mengalami revolusi dimulai dengan perubahan dalam paradigma yang digunakan.
Sains berusaha menjelaskan tentang apa dan bagaimana alam sebenarnya dan
bagaimana teori ilmu pengetahuan dapat menjelaskan fenomena yang terjadi di
alam. Untuk tujuan ini, sains menggunakan bukti dari eksperimen, deduksi logis
serta pemikiran rasional untuk mengamati alam dan individual di dalam suatu
masyarakat.
Dari pemikiran seorang Thomas S
Kunt dapat disimpulkan bahwa ilmu senantiasa berubah (the changing of science). Ilmu berusaha mencari dan mengungkap
kebenaran, tetapi pada waktu yang sama menyadaari keterbatasannya. Ilmu tidak
dapat berpretensi (telah) menemukan kebenaran absolut. Ilmu senatiasa merupakan
proses pencarian terhadap kebenaaran. Berangkat dari uraian di atas, maka tidaklah mengherankan bahwa garis depan
ilmu selalu berubah-ubah dan bergeser. Kebenaran Kebernaran ilmiah tidaklah
bersifat mutlak (absolut), berubah-ubah dan tidak abadi. Ia bersifat nisbi,
sementara dan kira-kira. Namun kebanyakan ilmuwan mengakui adanya kebenaran
mutlak yang merupakan otoritas dari Tuhan.
Kebenaran mutlak merupakan kebenaran tunggal yang sering disebut sebagai kebenaran hakiki yang substanstif dan
esensial, yang tampil dalam bentuk keteraturan alam semesta.
Kebenaran hasil olah pikir
manusia bersifat relatif, namun dimungkinkan manusia dapat mejangkau lebih luas lagi samudra kebenaran
yang dibentangkan melalui kekuasaan
Allah baik yang tersurat dalam Al-kitab dan ciptaan-Nya yang tergelar di alam
semesta maupun yang melalui kreasi potensi manusia, berupa akal, budi dan
indera. Dimungkinkan manusia akan mampu meraih kebenaran yang lebih tinggi
dalam wujud kebenaran transendental yang vertikal.
Referensi.
1) situs wikipedia
a. http://en.wikipedia.org/wiki/Thomas_Samuel_Kuhn
b. http://en.wikipedia.org/wiki/The_Structure_of_Scientific_Revolutions
c. http://id.wikipedia.org/wiki/Filsafat_sains
2) Filsafat Ilmu, Tim Dosen Filsafat Ilmu
Univeristas Gadjah Mada, Liberty Yogyakarta 2003. hal17-20 dan hal63.
